24.7.12

situasisulitlitlit

Semakin deket harinya, ya emang rasanya makin perih.
Dulu, setiap kali kami bahas masalah ini, aku blm ngerasa apa-apa. Makin cepet dia berangkat, cepet kuliah, cepet sukses, makin cpet juga dia ketemu aku lagi.
Tapi sekarang ini tiap harinya waktu terus menyakiti hati. Aku takut berjauhan sama dia. Aku ngga mau pisah jarak & waktu sama dia.
Semuanya udah diatur kaya gini. Ya aku harus jalanin. Bukan aku sh, tapi kami.

Sampe sekarang, aku juga kesel sama orang yang terlalu menjadikan masalah kami sebagai bahan candaan.
Di sini, aku mau akuin, aku emang sok kuat!
Aku bukan cewe yang tegar nghadapin pacar yang harus kuliah di luar negeri.
Satu hal yang perlu kalian tahu, di balik setiap kelemahanku, yang ada di hati & otakku, cuma mau yang terbaik untuk orang yang kusayang.
Jadi, disaat aku bilang kalo aku dukung pacarku kemanapun dia akan membentuk masa depannya, ya itu emang bener adanya. Aku dengan setulus hati emang dukung dia, bukan "sok ngedukung" :)))

Yang kedua, aku udah bilang sebelumnya ya kalo aku bukan cewe yang tegar seperti kelihatannya.
Dalam diam & kesendirian, kadang aku menangis merasakan perih & ketakutan yang luar biasa membayangkan jarak & waktu yang akan menjadi "sahabat" kami.
Buat kalian diluar "kami", coba mengertilah kami. Coba rasakan jadi aku.
Ini situasi yang sangat perih, perih yang ngga di gambarin lewat kata-kata.
Ini situasi dimana kami butuh keyakinan & semangat.
Ini situasi dimana emosi & gejolak hati menjadi tak terkendali.
Jadi, aku minta tolong, carilah bahan bercandaan lain, jangan masalah kami. Doakan kami menjadi kuat :)))
(Paragraf ini didedikasikan untuk setiap orang yang pernah melemahkan kami dengan candaannya yang sama sekali nggak lucu. Contoh : "Mampus ntar di Jerman, Andre kegoda sama cewe lain terus kamu ditinggal selingkuh. Haha!")

Makasih semuanya. Tuhan memberkati {}

23.7.12

nihtentang #skip II

Untuk post yang sebelumnya. Saya mau akuin, itu post yang di tulis dengan penuh rasa sakit dan egoisme. Tapi post tersebut tidak dimaksudkan untuk merusak hubungan persahabatan siapapun. Dari dalam hati, seperti yang sudah saya katakan dalam post, saya menginginkan persahabatan dengan setiap sahabat pacar saya. Saya hanya minta di hargai. Tetaplah tidak menyukai saya, tapi setidaknya tanamkan dipikiranmu bahwa orang yang kamu benci ini adalah pacar dari sahabatmu. Ya, sahabatmu sudah mempunyai pacar baru, bukan pacar yang lama lagi. Terima kasih ya untuk pengertiannya terhadap kelabilan, kekanak-kanakan, keegoisan, dan ke-apaan-sih-an saya :)

22.7.12

#skip II

pernah gak sih kamu hargain pacar dari sahabatmu? katanya sahabat kan? setauku, persahabatan itu saling dukung. sedangkan kamu, kamu mana pernah dukung hubungan sahabatmu dengan pacarnya. apa kerjamu? kerjamu malah terus enerus berhubungan dengan mantan pacar dari sahabatmu. pernah gak terbayang olehmu, apa rasanya jadi pacar sahabatmu yang sekarang? udah deh terang-terangan aja nih ya, aku tau kamu ga menyukaiku akan satu dan dua hal. aku juga tau kamu bersahabat dengan mantan dari pacarku. tapi, pernah gak sih kamu secara sadar bayangin rasanya jadi aku? dengan sangat rendah hati, aku sebenernya mau loh bersahabat dgn semua sahabat pacarku. tapi kamu? hmm.. pertanyaanku ke kamu, sebenernya apa salah ku ke kamu? kenapa kamu gak pernah nganggep aku ini ada di kehidupan sahabatmu, kehidupan yang sekarang daaaan bukan masa lalu lagi?
KALO EMANG SECARA PRIBADI KAMU GAK SUKA SAMA AKU, OKEY GAPAPA KOK. TAPI SEENGGAKNYA, HARGAIN AKU DAN PERASAANKU SEBAGAI PACAR DARI SAHABATMU SENDIRI.
kita sama-sama perempuan, aku yakin kamu masih punya hati untuk nyoba ngerasain apa yang aku rasa. makasih banyak.

maaf ya buat siapapun yang ngerasa.

21.7.12

serbadikit

Hidup ini serba dikit-dikit.
Ya entah hidupku doang,
ato hidup kalian juga.
Kalo aku nih yaa........
Pinterku dikit, cantik dan manisku dikit, kurusku dikit, baikku dikit, murah hatiku dikit, rajinku dikit, nilaiku dikit, kreatif & inovatifku dikit, tanggung jawabku dikit, optimisku dikit, positive thinkingku dikit, penurutku dikit, pemaafku dikit, penglihatanku dikit, percaya diriku dikit, semua-muanya dikit.
Pacarku satu, dikit juga kan?
Dan aku.....
Dikit-dikit di sayang-sayang. Dikit-dikit di bentak.  Dikit-dikit di rindu-rindu. Dikit-dikit di peluk & di rangkul. Dikit-dikit disakitin. Dikit-dikit di kasih permintaan maaf. Dikit-dikit di cium. Dikit-dikit di belai rambutnya. Dikit-dikit dibuat kecewa. Dikit-dikit di kasih senyum manis. Dikit-dikit..... Dikit-dikit.....
Semuanya dikit.
Sayangmu ke aku, dikit gak?

Khusus di hidupku, yang banyak ada 3 hal.
Pertama dan kedua adalah kesalahanku dan lemakku.
Yang ketiga... ya sayangku ke kamu.