13.12.12

3 Lagu di Warung Nasi Goreng

Setiap orang pasti punya alasan untuk setiap tindakannya.
Contohnya ya saya sekarang ini.
Memutuskan buat nge-post, karena ada hal yang perlu di rekam dalam memori.

Jadi cerita dimulai di saat saya & Andre mencari tempat untuk makan malam.
Pilihan kami jatuh pada sebuah warung tenda yang ada di emperan toko,
tepat diseberang Ganesha Operation Kota Baru.
Warung ini menyajikan nasi goreng sapi dan sop sapi. Kami memesan 2 piring nasi goreng sapi.
Setelah menunggu beberapa menit, makanan pun akhirnya datang.
Oh ya, kami memilih duduk di sisi sebelah kanan warung, di meja dengan kursi sebanyak 3 buah.
Di sudut kiri warung, kami melihat ada seorang pengamen. Pria berbadan kurus dan berkacamata.
Suaranya sebenarnya tidak terlalu bagus, tapi ada sebuah keberanian, kegigihan, dan kepercayaan-diri yang mendukungnya.
Si pengamen menghampiri setiap meja satu per satu. Ia menawarkan pendengarnya untuk me-request lagu darinya.
Saya hitung ada 3 meja yang kebingungan harus me-request lagu apa, sehingga pada akhirnya pengamen tersebut menyanyikan lagu apapun yang dia bisa. Setiap meja mendapatkan jatah 2 lagu, sepertinya.
Makanan di piring saya & Andre baru saja tandas ketika tiba giliran kami di-datangi oleh si pengamen.
Saya sudah menyiapkan 1 koin seribuan untuknya, tapi persis seperti apa yang dia lakukan sebelumnya, dia menawarkan untuk membawakan lagu request dari aku & Andre.
Bingung, sumpah, ditanya begitu.
Andre me-request lagu dari Bad English - When I See You Smile.
Tapi, si pengamen ternyata tidak hafal liriknya dan tidak dapat memainkan gitarnya.
Akhirnya dia menawarkan kepada kami untuk menyanyikan Can't Smile Without You (by Barry Manilow).
Andre dengan ekspresifnya (hihi) ikut menyanyikan lagu tersebut walaupun hanya sedikit-sedikit saja.
Saya, sih, senyum-senyum malu aja hihi :)
Setelahnya, si pengamen menawarkan kepada kami lagu ke-2.
Tiba-tiba Andre berdiri dari kursinya, di sebelahku, dan mengatakan (kurang lebih),
"Saya yang aja sini yang main gitar, nanti masnya ikut nyanyi. Pinjem gitarnya, ya, mas."
"Tapi senarnya banyak yang putus loh mas"
"Gapapa mas"
Sekarang ini, posisi duduknya, Andre ada di depan saya. Dan si mas pengamen ada di belakang Andre.
Duh, itu jantung saya udah mau lepas saking bahagianya. Dor.
Lagu pertama yang dinyanyikan Andre adalah When I See You Smile (by : Bad English)
Haduh, Andre ini pas nyanyi sambil senyum-senyum ke arah saya, entah kenapa kok keliatan sangat amat sangat ganteng dibanding biasanya :* :)
Saya juga di tempat duduk cuma bisa senyum-senyum, sambil nopangin dagu saya di tangan.
Air mata udah di ujung sebenernya, tapi masih bisa saya tahan. Ketutup juga sama senyum saya.
   
   When I see you smile, I can face the world. 
   You know I can do anything.
   When I see you smile, I see a ray of light...

Setelah 1 lagu selesai, saya pikir sesi nyanyi-di-warung-nasi-goreng sudah selesai.
Ternyata Andre minta izin ke mas pengamen untuk membawakan 1 lagu lagi.
Dan, pilihan sang vokalis (Andre) jatuh pada lagu..... 
Pergilah Kasih, yang dinyanyikan oleh Om Chrisye.
Lagu ini, punya arti sendiri buat hubungan saya sama Andre.
Berbeda dengan lagu sebelumnya dimana saya dapat menahan air mata saya,
di lagu ini, kalimat pertama pun saya sudah berlinang basah.
Saya sempat melihat Andre menahan air matanya, suaranya pun sedikit tercekat.
Ada rasa perih yang merayap di hati. 
Tapi saya masih bisa tersenyum. Setidaknya, saya bahagia melihat Andre terus menyanyi dengan senyum di wajah rupawannya.

    Pergilah kasih, kejarlah keinginanmu, selagi masih ada waktu.
    Jangan hiraukan diriku, aku rela berpisaaaaaaaa.....h
    *stop ya :")

Itu menjadi lagu terakhir sebelum akhirnya saya menukarkan uang 1000an yang sudah saya siapkan dengan 2 lembar uang 2000an.
Yang saya ingat dari mas pengamen ini, saat kami berpisah, dia mengatakan kepada saya,
"Smile!" :)



Jadi, malam ini, saya mengucapkan terima kasih untuk :
Mas Pengamen yang memberi pinjaman gitar, yang menjadi backing vocal dari suara Andre hihi, yang menjadi penonton saat saya dan Andre saling melempar senyum malu, dan juga saat saya berlinang air mata.
Juga untuk Andrelino Palma Nugroho, untuk kesempatannya dinyanyikan di warung nasi goreng, dan juga terutama untuk kesempatannya merasakan bahwa saya dicintai segenap hatimu.

Saya menyayangimu, malam ini, di warung tenda nasi goreng ini....
Dan akan tetap menyanyangimu, di malam-malam selanjutnya, dan dimanapun saya,
dan kamu berada :)
  

14.10.12

Papa & Secangkir Kopi

Papa dan secangkir kopi,
serupa angkasa dengan larik-larik awan.
Menyatu di cakrawala tanpa sekat.
Papa dan secangkir kopi.
Tak pernah kehilangan jati diri.
Menikmati dunia dan perubahannya,
dalam cinta yang tak kunjung padam,
untukku dan yang terkasih lainnya.

Apa kabarmu sekarang, Pa?
Lama kita tak bertukar kabar, maupun sapa.
Tahukah dirimu, Pa, kalau aku merindu?
Aku mencarimu setiap aroma kopi menyeruak.
Tapi aku tak menemukanmu.
Cangkir kopi dan dan bangku kesayanganmu.
Mereka menunggumu di sudut ruang, Pa.

          Papa, aku percaya suatu hari nanti,
          kita akan berkumpul bersama lagi.
          Saat itu, aku akan membawa secangkir kopi untukmu.
          Lalu aku akan menjadi gadis manja mu,
          bercerita tentang semua kisah.
          Kisahku, setelah Papa mundur dari dunia.

Ku kirim nyanyian, doa, dan hormatku.
Berbahagialah disana bersama malaikat dan Empunya dunia.
Cintaku untukmu,
abadi dalam aliran darah dan hembus nafasku.
Selamat Ulang Tahun, Papa.


"Hidup tak lagi sama tanpamu, Pa.
Dan aku merindukanmu...."


7.9.12

MEMORI

selamat tinggal semuanya.
aku berubah seiring perubahan warna dinding ruangmu.
terimakasih untuk segala cerita yang pernah ada.
kalian tetap keluargaku, di dalam memori. :)

4.8.12

perubahan

semuanya emang udah berubah,
termasuk kamu.
buatku, perubahanmu membuatku bergetar menangis.
lalu apa bisaku?
doakan aku, supaya aku dapat menjadi lebih bijaksana dalam menghadapi semua yang berbeda ini.
aku terima semuanya, sayang.
semoga ini memang yang terbaik :')
As soon as possible, I'll post about my holiday in Bali.
Not just a holiday, but an amazing holiday.
Wait for my post y'all {}

24.7.12

situasisulitlitlit

Semakin deket harinya, ya emang rasanya makin perih.
Dulu, setiap kali kami bahas masalah ini, aku blm ngerasa apa-apa. Makin cepet dia berangkat, cepet kuliah, cepet sukses, makin cpet juga dia ketemu aku lagi.
Tapi sekarang ini tiap harinya waktu terus menyakiti hati. Aku takut berjauhan sama dia. Aku ngga mau pisah jarak & waktu sama dia.
Semuanya udah diatur kaya gini. Ya aku harus jalanin. Bukan aku sh, tapi kami.

Sampe sekarang, aku juga kesel sama orang yang terlalu menjadikan masalah kami sebagai bahan candaan.
Di sini, aku mau akuin, aku emang sok kuat!
Aku bukan cewe yang tegar nghadapin pacar yang harus kuliah di luar negeri.
Satu hal yang perlu kalian tahu, di balik setiap kelemahanku, yang ada di hati & otakku, cuma mau yang terbaik untuk orang yang kusayang.
Jadi, disaat aku bilang kalo aku dukung pacarku kemanapun dia akan membentuk masa depannya, ya itu emang bener adanya. Aku dengan setulus hati emang dukung dia, bukan "sok ngedukung" :)))

Yang kedua, aku udah bilang sebelumnya ya kalo aku bukan cewe yang tegar seperti kelihatannya.
Dalam diam & kesendirian, kadang aku menangis merasakan perih & ketakutan yang luar biasa membayangkan jarak & waktu yang akan menjadi "sahabat" kami.
Buat kalian diluar "kami", coba mengertilah kami. Coba rasakan jadi aku.
Ini situasi yang sangat perih, perih yang ngga di gambarin lewat kata-kata.
Ini situasi dimana kami butuh keyakinan & semangat.
Ini situasi dimana emosi & gejolak hati menjadi tak terkendali.
Jadi, aku minta tolong, carilah bahan bercandaan lain, jangan masalah kami. Doakan kami menjadi kuat :)))
(Paragraf ini didedikasikan untuk setiap orang yang pernah melemahkan kami dengan candaannya yang sama sekali nggak lucu. Contoh : "Mampus ntar di Jerman, Andre kegoda sama cewe lain terus kamu ditinggal selingkuh. Haha!")

Makasih semuanya. Tuhan memberkati {}

23.7.12

nihtentang #skip II

Untuk post yang sebelumnya. Saya mau akuin, itu post yang di tulis dengan penuh rasa sakit dan egoisme. Tapi post tersebut tidak dimaksudkan untuk merusak hubungan persahabatan siapapun. Dari dalam hati, seperti yang sudah saya katakan dalam post, saya menginginkan persahabatan dengan setiap sahabat pacar saya. Saya hanya minta di hargai. Tetaplah tidak menyukai saya, tapi setidaknya tanamkan dipikiranmu bahwa orang yang kamu benci ini adalah pacar dari sahabatmu. Ya, sahabatmu sudah mempunyai pacar baru, bukan pacar yang lama lagi. Terima kasih ya untuk pengertiannya terhadap kelabilan, kekanak-kanakan, keegoisan, dan ke-apaan-sih-an saya :)

22.7.12

#skip II

pernah gak sih kamu hargain pacar dari sahabatmu? katanya sahabat kan? setauku, persahabatan itu saling dukung. sedangkan kamu, kamu mana pernah dukung hubungan sahabatmu dengan pacarnya. apa kerjamu? kerjamu malah terus enerus berhubungan dengan mantan pacar dari sahabatmu. pernah gak terbayang olehmu, apa rasanya jadi pacar sahabatmu yang sekarang? udah deh terang-terangan aja nih ya, aku tau kamu ga menyukaiku akan satu dan dua hal. aku juga tau kamu bersahabat dengan mantan dari pacarku. tapi, pernah gak sih kamu secara sadar bayangin rasanya jadi aku? dengan sangat rendah hati, aku sebenernya mau loh bersahabat dgn semua sahabat pacarku. tapi kamu? hmm.. pertanyaanku ke kamu, sebenernya apa salah ku ke kamu? kenapa kamu gak pernah nganggep aku ini ada di kehidupan sahabatmu, kehidupan yang sekarang daaaan bukan masa lalu lagi?
KALO EMANG SECARA PRIBADI KAMU GAK SUKA SAMA AKU, OKEY GAPAPA KOK. TAPI SEENGGAKNYA, HARGAIN AKU DAN PERASAANKU SEBAGAI PACAR DARI SAHABATMU SENDIRI.
kita sama-sama perempuan, aku yakin kamu masih punya hati untuk nyoba ngerasain apa yang aku rasa. makasih banyak.

maaf ya buat siapapun yang ngerasa.

21.7.12

serbadikit

Hidup ini serba dikit-dikit.
Ya entah hidupku doang,
ato hidup kalian juga.
Kalo aku nih yaa........
Pinterku dikit, cantik dan manisku dikit, kurusku dikit, baikku dikit, murah hatiku dikit, rajinku dikit, nilaiku dikit, kreatif & inovatifku dikit, tanggung jawabku dikit, optimisku dikit, positive thinkingku dikit, penurutku dikit, pemaafku dikit, penglihatanku dikit, percaya diriku dikit, semua-muanya dikit.
Pacarku satu, dikit juga kan?
Dan aku.....
Dikit-dikit di sayang-sayang. Dikit-dikit di bentak.  Dikit-dikit di rindu-rindu. Dikit-dikit di peluk & di rangkul. Dikit-dikit disakitin. Dikit-dikit di kasih permintaan maaf. Dikit-dikit di cium. Dikit-dikit di belai rambutnya. Dikit-dikit dibuat kecewa. Dikit-dikit di kasih senyum manis. Dikit-dikit..... Dikit-dikit.....
Semuanya dikit.
Sayangmu ke aku, dikit gak?

Khusus di hidupku, yang banyak ada 3 hal.
Pertama dan kedua adalah kesalahanku dan lemakku.
Yang ketiga... ya sayangku ke kamu.


7.6.12

#skip

Jangan salahin aku kalo semuanya udah mulai pudar.
Rasanya cuma lelah. Yang ada cuma lelah.
Ya, cuma itu. Bukan karena hanya ada rasa itu, bukan.
Namun, karena rasa yang lain memang sudah tidak nampak.
Sudah kebal.

3.6.12

Anti-korupsi & Integrasi Bangsa

Menjadi seseorang yang membawa kebenaran dan menjunjung kebenaran,
di tengah lingkungan yang salah, yang berisikan pribadi yang  penuh kesalahan,
malah menjadikan kita terlihat sebagai satu-satunya 'kesalahan' dalam lingkungan tersebut.
(Devina-Ridha, Studium Generale Anti-Korupsi dan Integrasi Bangsa)

Berjuang itu indah.
Sesuatu yang didapatkan melalui perjuangan, pasti akan jauh lebih lebih memuaskan
dan jauh lebih bisa dihargai oleh diri kita sendiri.
Hingga pada akhirnya nanti,
kita akan menjadi pemenang tunggal di hadapan Tuhan,
karena kita sanggup berjuang melawan kebathilan dunia.
(DR. Marcella E. Simanjuntak, SH, M.Hum; Studium Generale Anti-Korupsi dan Integrasi Bangsa) 

Dunia kacau apabila dipenuhi oleh orang jahat.
Namun, dunia akan bertambah sangat kacau,
apabila orang baik di dunia hanya diam saja melihat kejahatan.
(DR. Marcella E. Simanjuntak, SH, M.Hum; Studium Generale Anti-Korupsi dan Integrasi Bangsa) 

1.6.12

Expectation

Expectation is the root of all heartache -William Shakespeare.

expect nothing from others,
you will never be disappointed!
expect nothing from others,
you will be surprised of something!

Listen to me, ITJUST FEELS SO MUCH WORSE WHEN YOU EXPECT MORE FROM OTHERS ;)))))

30.5.12

andil kami.

Ini mengenai perasaan yang datang tiba-tiba,
yang terselip di saat apa yang akan saya alami beberapa bulan lagi,
malah di alami oleh teman saya pada hari ini.

Ini mengenai kekuatan,
mengenai kerelaan,
mengenai keikhlasan,
mengenai kesiapan,
mengenai ketulusan,
mengenai kepercayaan,
mengenai sebuah perjuangan,
mengenai andil saya dalam masa depannya.

Untuk yang hari ini ataupun nanti akan meraih mimpi,
berjuanglah dimanapun kalian berada.
Doa dan penantian kami selalu beserta kalian :)

24.5.12

MANTAN TEMAN.

Hari ini mau nge-post 2 judul boleh ya? :)
Tulisan pertama tadi kan tentang persahabatan yang terpisah jarak dan waktu,
kalo yang kali ini, ini tentang.... perjuangan mempertahankan pertemanan.

Coba di sadarin deh, sebenernya selama ini juga kita ngga pernah deket kan.
Cuma ya buat menyebutmu teman, itu emang ngga sulit buatku karena kita tinggal di sebuah asrama yang mewajibkan kita untuk mengenal satu sama lain, walaupun asrama putra dan putri di pisah.
Nah, menurutku, pertemanan kita memang hanya sebatas saling mengenal. Eh, salah. Sepertinya hanya aku yang mengenalmu, sedangkan kamu.. tidak sama sekali.
Awalnya, banyak hal yang ngedorong aku pengen akrab dan sahabatan sama kamu. Image mu di otakku sebenernya positif loh. Cuma yang namanya waktu emang nunjukin banyak hal ke aku. Terutama tentang kamu.
Banyak orang yang mulai membencimu, karena kata-katamu kerap kali menyakitkan hati mereka. Namun aku tidak. Aku masih tetap tak bergeming dengan tekadku untuk bersahabat denganmu. Aku selalu berkata kepada setiap orang yang kamu sakiti, "Ah mungkin kata-katanya itu hanya sebuah canda."
Atau bahkan kepada orang-orang yang muak akan gayamu, "Ah mungkin maksudnya bukan pamer, cari perhatian, atau apapun."
Kamu juga sering menyakiti hatiku, sering mengolok-olokku dengan kata-kata kasar dan tak pantas untuk di ucap. Pernah juga kamu mengeluarkan kata-kata yang melanggar batas kehidupan pribadiku.
Tapi SADARLAH, aku masih tetap berniat untuk menjalin persahabatan denganmu.
Mungkin kamu tidak menganggapku sahabatmu, atau bahkan temanmu. Setiap usahaku seperti menawarkan telinga di saat kamu sedang sedih juga tidak ada artinya untukmu.
Ada rasa iba di saat semua teman menyudutkanmu dan kamu harus menangis meminta maaf di depan mereka. Ada rasa iba di saat kamu harus berpergian kemanapun seorang diri disaat yang lain selalu mempunyai teman disampingnya. Ada rasa iba saat (bahkan) wanita yang kau cintai pun enggan berhubungan denganmu lagi.
Namun, waktu menyadarkanku. Keinginanku untuk bersahabat denganmu hilang sudah. Seberapa banyak penyesalan, permintaanmaaf, dan juga air matamu di depan teman-teman yang mengoreksi dirimu, seolah palsu di mataku. Kamu, tidak pernah bisa berubah menjadi lebih baik.
Banyak orang yang bilang, sabar itu ada batasnya. Benar sekali. Seperti aku yang akhirnya benar-benar menjadi tidak cukup kuat untuk menghadapi kata-kata mu yang menyakitiku. Yang selalu menghinaku, entah itu bercanda maupun tidak bercanda.

Untukmu mantan-temanku, maaf kalau sekarang aku hanya melenggang tanpa senyuman apabila kita bertemu di kampus. Semua teman yang ada di sekitarmu, bagiku semuanya temanku, namun kamu tidak lagi. Dengan sangat rendah hati, aku ingin meminta maaf dan aku ingin dengan jujur mengakui bahwa aku membencimu. Terimakasih banyak untuk hinaan yang secara sadar dan tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja, dan bercanda ataupun tidak bercanda sudah pernah kamu lontarkan padaku. Percayalah, apabila tiba waktunya kita memang harus berdamai, aku akan benar-benar menerima perdamaian itu. Namun, bukan untuk melupakan apa yang pernah terlontar dari mulutmu kepadaku.
Untukmu mantan-temanku, ubahlah dirimu. Bukalah mata dan hatimu. Sadarilah, sebenarnya banyak orang yang peduli padamu. Jangan malah kamu balas mereka dengan kata-kata sadis yang menusuk hati. Jangan juga kamu berdalih bahwa itu sebuah candaan, atau kalau memang itu benar-benar caramu bercanda, aku berterimakasih padamu karena kamu membantuku menemukan satu alasan lagi mengapa aku dan orang-orang di sekitar mu harus membencimu.



*** ini benar-benar posting terpanjang, terdetail, dan terfrontal saya sepanjang saya menulis blog***

Kami VS JarakWaktu

Terima kasih banyak untuk Jarak dan Waktu,
tanpa kalian, mungkin ngga ada 'kehidupan'.
Manis, pahit, asam, asin, dan semua ekspresi yang kalian munculkan.
Mungkin juga,
para ahli ngga akan menciptakan banyak teknologi berkaitan dengan komunikasi.
Ya, ini berkaitan dengan rasa rindu yang sedang meluap

Jarak yang membuatku mengenal kata 'jauh',
Yang terkadang memaksaku untuk ingin menjadi dekat.
Sampai tiba saatnya 'jauh' masih bisa ku kalahkan.

Waktu yang membuatku mengutuki apa yang disebut 'lama',
'lama tak jumpa', begitu lebih tepatnya.
Sayangnya, waktu tidak dapat dilawan.
Tetap berjalan dan tak bisa berputar.

Buatku, Jarak dan Waktu malah membuatku lebih menemukan 'arti'.
Di temani penantian di saat jauh dan bersahabat dengan kesabaran.



Hey kamu yang ada disana, bersabarlah sepertiku.
Belajarlah untuk memaknai Jarak dan Waktu.
Hingga ruang dan saat yang tepat akhirnya mempertemukan kita lagi, nanti :))

21.5.12

uh.

Ckck.
Yang namanya kehidupan itu,
siap gak siap,
rela gak rela,
mau gak mau,
minat gak minat,
terima gak terima,
kalo udah waktunya berubah, 
ya tetep berubah. 

Yang sekarang kaya gini,
belum tentu lusa masih kaya gini,
belum tentu besok masih kaya gini, 
bahkan belum tentu sepuluh menit lagi masih kaya gini.

Uh.

17.5.12

ohjustscreaming

I HAVE (AND MAYBE, HATE) TO BELIEVE
THAT ALL THE THINGS WILL GET BETTER,
NO MATTER HOW MUCH AND HOW DEEP
I GET HURT RIGHT NOW
(!!!!!!)

28.4.12

dinding merah muda

Mereka adalah sebuah ketidaksengajaan.
Yang punya awal, juga perkenalan.
Mereka adalah sebuah perselisihan.
Yang punya beda, juga rasa.
Mereka adalah sebuah kerjasama.
Yang punya saling, juga selalu.
Mereka adalah sebuah pembelajaran.
Yang punya baik, juga buruk.
Mereka adalah sebuah pengalaman.
Yang punya proses, juga hasil.
Mereka adalah sebuah ikatan.
Yang punya kebersamaan, juga kerinduan.
Mereka adalah sebuah persahabatan.
Yang punya cerita, juga kenangan.
Mereka adalah sebuah keluarga.
Yang punya tawa, juga tangis.
Mereka adalah sebuah harta.
Yang punya harga, juga makna.
Mereka adalah sebuah kesatuan.
Tanpa ruang, juga waktu.
Terus-menerus.



(diperuntukkan bagi mereka, yang berada di dalam tembok merah muda, di sebuah bagian di sudut kampus)

27.4.12

mati (harap) rasa dan raga.

Astaga, ternyata..
Memang hambar,
Pedih dan perih,
Hampa dan pengap.

Sesak dan meronta,
Menolak dan takmampu,
Berdoa dan mematung,
Berdiam dan tertidur.

Mati raga dan rasa. 

Biar saja terbawa kemanapun itu,
Siapa tahu disaat tersadar,
Semuanya hanya dipenuhi keajaiban,
dan wujud nyata dari setiap doa yang lalu

23.4.12

terjaga

Jarum panjang berada di angka 12,
Jarum pendek berada di angka 3,
Entah apa yang membangunkan saya.

Jarum panjang berada di angka 12,
Jarum pendek berada di angka 4
Entah apa yang membuat saya (tetap) tidak bisa memejamkan mata lagi.

Beberapa hitungan menit kemudian,
Entah apa yang membuat saya sadar :
Saya takut.
Ada khawatir di dalam hati.
Resah yang berujung kelam.

20.4.12

R-K-K ☺

akhirnya,
setelah setahun lebih berdiam diri,
semuanya bisa diselesaikan.
pelajaran yang bisa diambil,
bahwa seekor lelaki dapat menghancurkan segala.
bahkan bisa membuat dua yang cantik yang awalnya tidak saling mengenal, 
menjadi salah paham.
beruntungnya,
ada kesempatan untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang sudah berlumut ini.
semuanya menjadi sangat jelas,
dan tidak ada penyesalan akan apa yang sudah terjadi.



Untuk R-K-K,
Bener kok katamu, "Yang penting kamu udah seneng lagi kan sekarang, yang lalu biarin aja berlalu."
Iya, bener.
Benernya pake banget.
"Kamu yang secara tidak langsung, membuat saya jauh lebih bahagia dengan kehidupan saya sekarang."

Terimakasih dan Maaf ya, (Teman yang) Cantik :)

Terakhir,
Untuk tanggal 13 April kemarin,
Selamat bertambah dewasa dengan bertambahnya umurmu.
Tuhan memberkatimu. Selalu o:)

17.4.12

aching heart

Do you ever miss me?
I mean truly, aching in bottom-of-your-heart pain,
which you just can't ignore.
Because that's how I feel.
Every single day.

15.4.12

Untuk Keberhasilanmu ☺

Maaf untuk puluhan kilometer yang memisahkan kita,
Maaf untuk tidak berada disana untuk memberimu semangat.
Keadaan yang memaksa.
Keadaan yang menuntut.
Garisbawahi : ini bukan mauku.

Dari jarak yang jauh ini,
ku sediakan setumpuk dukungan untuk selalu menyalakan semangatmu,
setumpuk harapanku hanya untuk senyum bahagiamu karena kesuksesanmu,
dan seuntai doa kupanjatkan kepada-Nya untuk segala yang terbaik untukmu.




Selamat berjuang melewati Ujian Nasional,
untukmu satu-satunya yang merajai hati,
AAPN ♥♡