27.4.12

mati (harap) rasa dan raga.

Astaga, ternyata..
Memang hambar,
Pedih dan perih,
Hampa dan pengap.

Sesak dan meronta,
Menolak dan takmampu,
Berdoa dan mematung,
Berdiam dan tertidur.

Mati raga dan rasa. 

Biar saja terbawa kemanapun itu,
Siapa tahu disaat tersadar,
Semuanya hanya dipenuhi keajaiban,
dan wujud nyata dari setiap doa yang lalu

No comments:

Post a Comment