13.12.12

3 Lagu di Warung Nasi Goreng

Setiap orang pasti punya alasan untuk setiap tindakannya.
Contohnya ya saya sekarang ini.
Memutuskan buat nge-post, karena ada hal yang perlu di rekam dalam memori.

Jadi cerita dimulai di saat saya & Andre mencari tempat untuk makan malam.
Pilihan kami jatuh pada sebuah warung tenda yang ada di emperan toko,
tepat diseberang Ganesha Operation Kota Baru.
Warung ini menyajikan nasi goreng sapi dan sop sapi. Kami memesan 2 piring nasi goreng sapi.
Setelah menunggu beberapa menit, makanan pun akhirnya datang.
Oh ya, kami memilih duduk di sisi sebelah kanan warung, di meja dengan kursi sebanyak 3 buah.
Di sudut kiri warung, kami melihat ada seorang pengamen. Pria berbadan kurus dan berkacamata.
Suaranya sebenarnya tidak terlalu bagus, tapi ada sebuah keberanian, kegigihan, dan kepercayaan-diri yang mendukungnya.
Si pengamen menghampiri setiap meja satu per satu. Ia menawarkan pendengarnya untuk me-request lagu darinya.
Saya hitung ada 3 meja yang kebingungan harus me-request lagu apa, sehingga pada akhirnya pengamen tersebut menyanyikan lagu apapun yang dia bisa. Setiap meja mendapatkan jatah 2 lagu, sepertinya.
Makanan di piring saya & Andre baru saja tandas ketika tiba giliran kami di-datangi oleh si pengamen.
Saya sudah menyiapkan 1 koin seribuan untuknya, tapi persis seperti apa yang dia lakukan sebelumnya, dia menawarkan untuk membawakan lagu request dari aku & Andre.
Bingung, sumpah, ditanya begitu.
Andre me-request lagu dari Bad English - When I See You Smile.
Tapi, si pengamen ternyata tidak hafal liriknya dan tidak dapat memainkan gitarnya.
Akhirnya dia menawarkan kepada kami untuk menyanyikan Can't Smile Without You (by Barry Manilow).
Andre dengan ekspresifnya (hihi) ikut menyanyikan lagu tersebut walaupun hanya sedikit-sedikit saja.
Saya, sih, senyum-senyum malu aja hihi :)
Setelahnya, si pengamen menawarkan kepada kami lagu ke-2.
Tiba-tiba Andre berdiri dari kursinya, di sebelahku, dan mengatakan (kurang lebih),
"Saya yang aja sini yang main gitar, nanti masnya ikut nyanyi. Pinjem gitarnya, ya, mas."
"Tapi senarnya banyak yang putus loh mas"
"Gapapa mas"
Sekarang ini, posisi duduknya, Andre ada di depan saya. Dan si mas pengamen ada di belakang Andre.
Duh, itu jantung saya udah mau lepas saking bahagianya. Dor.
Lagu pertama yang dinyanyikan Andre adalah When I See You Smile (by : Bad English)
Haduh, Andre ini pas nyanyi sambil senyum-senyum ke arah saya, entah kenapa kok keliatan sangat amat sangat ganteng dibanding biasanya :* :)
Saya juga di tempat duduk cuma bisa senyum-senyum, sambil nopangin dagu saya di tangan.
Air mata udah di ujung sebenernya, tapi masih bisa saya tahan. Ketutup juga sama senyum saya.
   
   When I see you smile, I can face the world. 
   You know I can do anything.
   When I see you smile, I see a ray of light...

Setelah 1 lagu selesai, saya pikir sesi nyanyi-di-warung-nasi-goreng sudah selesai.
Ternyata Andre minta izin ke mas pengamen untuk membawakan 1 lagu lagi.
Dan, pilihan sang vokalis (Andre) jatuh pada lagu..... 
Pergilah Kasih, yang dinyanyikan oleh Om Chrisye.
Lagu ini, punya arti sendiri buat hubungan saya sama Andre.
Berbeda dengan lagu sebelumnya dimana saya dapat menahan air mata saya,
di lagu ini, kalimat pertama pun saya sudah berlinang basah.
Saya sempat melihat Andre menahan air matanya, suaranya pun sedikit tercekat.
Ada rasa perih yang merayap di hati. 
Tapi saya masih bisa tersenyum. Setidaknya, saya bahagia melihat Andre terus menyanyi dengan senyum di wajah rupawannya.

    Pergilah kasih, kejarlah keinginanmu, selagi masih ada waktu.
    Jangan hiraukan diriku, aku rela berpisaaaaaaaa.....h
    *stop ya :")

Itu menjadi lagu terakhir sebelum akhirnya saya menukarkan uang 1000an yang sudah saya siapkan dengan 2 lembar uang 2000an.
Yang saya ingat dari mas pengamen ini, saat kami berpisah, dia mengatakan kepada saya,
"Smile!" :)



Jadi, malam ini, saya mengucapkan terima kasih untuk :
Mas Pengamen yang memberi pinjaman gitar, yang menjadi backing vocal dari suara Andre hihi, yang menjadi penonton saat saya dan Andre saling melempar senyum malu, dan juga saat saya berlinang air mata.
Juga untuk Andrelino Palma Nugroho, untuk kesempatannya dinyanyikan di warung nasi goreng, dan juga terutama untuk kesempatannya merasakan bahwa saya dicintai segenap hatimu.

Saya menyayangimu, malam ini, di warung tenda nasi goreng ini....
Dan akan tetap menyanyangimu, di malam-malam selanjutnya, dan dimanapun saya,
dan kamu berada :)