dia begitu lemah
begitu mudah diperdaya perasaan
lebih mudah juga untuk percaya
suatu hal yang seharusnya tidak dengan mudah untuk dipercaya
datang dan pergi dalam hidupnya
dengan sakit dan juga kenangan
terus-menerus
dia menikmatinya
tapi saya teriris melihatnya
dia terjatuh, bangun, namun terjatuh lagi lagi dan lagi akan sakit yang sama
lelah saya memberi pundak untuknya
saya ingin dia berdiri tegap dan menjadi kuat
oh, tidak, saya tidak akan membiarkannya berjalan sendiri
saya akan tetap berada disampingnya
hanya, saya tidak mau terus memegang tangannya
saya hanya akan menemani
mungkin, nanti dia membutuhkan pundak saya lagi
tapi, bukan untuk sebuah kesalahan yang sama terus-menerus
dia harus belajar
dari setiap sakit yang seharusnya mendewasakannya
dia harus membuka mata dan menyadari
masih banyak rasa sakit yang lebih menantang
daripada rasa sakit yang terus-menerus dia rasakan
dia harus tau
masih terlalau panjang hidupnya untuk dihabiskan dengan melakukan satu kesalahan
terus-menerus
saya hanya peduli
karena saya menyayangi nya
sebentuk ikan yang sangat gendut dan lincah :)
No comments:
Post a Comment