aku ingin terus menggenggam jari-jemarimu, berbagi rasa dan hangat tubuh - selamanya.
sayangnya, gravitasi menghalangiku
putaran bumi menambah setiap detik di hari-hari kita
seperti lilin yang terus terbakar, tanpa terasa waktu kita pun tidak tersisa banyak
semua terasa terburu-buru
aku rebah di tanah
memejamkan mata kuat-kuat karena air mat ayang menderas
"Aku masih disini", bisikmu, selirih angin sore
tapi aku tak percaya,
Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti, kau benar-benar tiada?
No comments:
Post a Comment